AKUNTANSI ANJAK PIUTANG PDF

Anjak piutang tanpa recourse merupakan penjualan piutang atas dasar notifikasi. Klien menjual piutangnya kepada factor dan factor menanggung secara penuh risiko penagihan tanpa hak menerima pembayaran dari klien apabila terjadi kerugian atas piutang alihan yang tak tertagih. Nasabah melakukan pembayaran atas piutang alihan langsung kepada factor; Dalam anjak piutang dengan recourse, klien mempunyai kewajiban membayar seluruh full recourse atau sebagian limited recourse dana yang diperoleh dari piutang alihan, atau membeli kembali piutang alihan, dalam hal nasabah tidak membayar piutang alihan tersebut kepada factor pada saat jatuh tempo. Anjak piutang dengan recourse diperlakukan sebagai penjualan piutang apabila memenuhi semua kriteria berikut: a Klien tidak lagi memiliki manfaat ekonomi masa depan dan tidak menanggung risiko kolektibilitas yang terkandung dalam piutang ; b Kewajiban klien dalam perjanjian recourse dapat diestimasi secara andal; c Klien tidak memiliki kewajiban atau opsi untuk membeli kembali piutang tersebut.

Author:Tygokinos Akizuru
Country:Tunisia
Language:English (Spanish)
Genre:Sex
Published (Last):15 May 2009
Pages:103
PDF File Size:11.2 Mb
ePub File Size:8.7 Mb
ISBN:482-2-64654-167-9
Downloads:29258
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Yotilar



Pihak yang Terlibat Kegiatan transaksi anjak piutang melibatkan tiga pihak yang terlibat, yaitu: Kreditor atau klien merupakan perusahaan pemilik piutang atau perusahaan yang menjual piutang. Kreditor menjual tagihannya kepada perusahaan factoring untuk dapat dikelola atau diambil alih dengan cara dikelola atau dibeli sesuai perjanjian dan kesepakatan yang telah dibuat.

Perusahaan anjak piutang atau factoring merupakan perusahaan yang akan membeli atau mengambil alih piutang atau menjual kredit debiturnya. Debitur merupakan perusahaan atau nasabah yang memiliki masalah dalam pembayaran tagihan utang kreditor klien. Manfaat Anjak Piutang Berikut ini merupakan manfaat anjak piutang : Membantu administrasi penjualan dan penagihan sales ledgering and collection services Perusahaan anjak piutang akan mendapatkan komisi sebesar persentase tertentu dari jumlah piutang yang dianjakpiutangkan atas pemberian jasa-jasa administrasi yang merupakan bagian dari perjanjian anjak piutang.

Baca juga: p erbedaan perusahaan dagang, jasa dan manufaktur Membantu beban risiko credit inscrrance Sering kali klien membatasi penjualannya, ia akan menjual hanya kepada nasabah lama saja dengan alasan akan terjadi risiko dalam kredit. Sehingga perusahaan tersebut niasanya akan menolak menjual kredit kepada nasabah yang baru. Hal ini akan menjadi sebuah kerugian. Dengan perusahaan anjak piutang, perusahaan tersebut dapat membagi risiko yang dimilikinya sehingga akan mampu meningkatkan keuntungan kepada perusahaan tersebut karena pesanan barang dari nasabah baru tidak perlu lagi ditolak.

Baca juga: 10 strategi pemasaran produk Memperbaiki sistem penagihan Jika suatu perusahaan anjak piutang membeli suatu tagihan di suatu perusahaan tertentu, maka perusahaan tersebut akan mengharapkan untuk dibayar pada saat jatuh temponya.

Hal ini berarti tugas perusahaan anjak piutang adalah memantau pembayaran yang dilakukan dan menginformasikan kepada klien atas tagihan-tagihan yang telah jatuh tempo. Revisi posisi tagihan yang dianjak-piutangkan akan dilakukan oleh klien. Perusahaan anjak piutang dalam melakukan penagihan sebisa mungkin tidak memperburuk hubungan antara kliennya dengan nasabah atau customer. Baca juga: 3 sistem pemungutan pajak Membantu memperlancar modal kerja Dengan adanya anjak piutang ini suatu perusahaan akan terlepas dari masalah kredit.

Selain itu, klien dapat menjual kredit untuk jangka waktu yang sedikit lebih panjang guna untuk menarik lebih banyak nasabah. Karena hal tersebut klien akan mampu meningkatkan pangsa pasarnya. Baca juga: pengertian dan manfaat pasar modal Meningkatkan kepercayaan Karena arus dana tidak lagi menjadi masalah, sehingga setiap tagihan akan membayar tepat waktu yang akan meningkatkan kepercayaan pihak klien.

Dengan memiliki reputasi yang baik akan memudahkan melakukan pembelian. Sedangkan dalam penjualan tunai, pemberian diskon yang lebih menarik biasanya akan dilakukan klien. Setidaknya akan ada permintaan atas produk atau jasa-jasa yang dihasilkan dan perusahaan tersebut akan memiliki peluang untuk dapat menjual kepada nasabah besar dengan reputasi baik. Baca juga:.

IAN TIZARD VETERINARY IMMUNOLOGY PDF

Tag: contoh kasus anjak piutang

Pihak yang Terlibat Kegiatan transaksi anjak piutang melibatkan tiga pihak yang terlibat, yaitu: Kreditor atau klien merupakan perusahaan pemilik piutang atau perusahaan yang menjual piutang. Kreditor menjual tagihannya kepada perusahaan factoring untuk dapat dikelola atau diambil alih dengan cara dikelola atau dibeli sesuai perjanjian dan kesepakatan yang telah dibuat. Perusahaan anjak piutang atau factoring merupakan perusahaan yang akan membeli atau mengambil alih piutang atau menjual kredit debiturnya. Debitur merupakan perusahaan atau nasabah yang memiliki masalah dalam pembayaran tagihan utang kreditor klien. Manfaat Anjak Piutang Berikut ini merupakan manfaat anjak piutang : Membantu administrasi penjualan dan penagihan sales ledgering and collection services Perusahaan anjak piutang akan mendapatkan komisi sebesar persentase tertentu dari jumlah piutang yang dianjakpiutangkan atas pemberian jasa-jasa administrasi yang merupakan bagian dari perjanjian anjak piutang. Baca juga: p erbedaan perusahaan dagang, jasa dan manufaktur Membantu beban risiko credit inscrrance Sering kali klien membatasi penjualannya, ia akan menjual hanya kepada nasabah lama saja dengan alasan akan terjadi risiko dalam kredit.

GALANZ M24FB-210A PDF

Anjak Piutang [Pengertian, Pihak yang Terlibat, Manfaat, serta Mekanismenya]

Bagaimana memanfaatkan anjak piutang sebagai sumber dana perusahaan? Kemampuan perusahaan dalam mengelola cash flow akan sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan perusahaan. Diperlukan kreatifitas yang tinggi dalam mengelola kas, kreatifitas dalam mencari sumber-sumber pemasukan dan penggunaannya. Itu lah alasan kenapa orang akuntansi keuangan juga harus kreatif! Bukan hanya untuk mereka yang berkecimpung di industri periklanan, brand, dan seni saja. Misalnya perusahaan membutuhkan dana yang melebihi kas yang tersedia, lalu apa yang bisa dilakukan?

GUARINI TASSINARI STATISTICA ECONOMICA PDF

Makalah Anjak Piutang (Factoring)_Tugas Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya

Mikajin Dalam prakteknya, Manajemen Keuangan adalah tindakan makalab diambil dalam rangka menjaga kesehatan keuangan organisasi. Kelemahan Metode Rata-rata Kembalian Investasi 1. Bagaimana cara pengujian jaringan apakah sudah terhubung atau belum apa indikasinya jika sudah terhubung? Center of Heaven Piutang dagang Rp XXX,00 Laba dari piutang diketemukan kembali Rp XXX,00 Metode Penghapusan Tidak Langsung Metode ini lebih sesuai digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar atau yang sebagian besar penjualannya dilakukan secara kredit, yang mempunyai data-data historis tentang piutangnya.

UNDERSTANDING POWER QUALITY PROBLEMS BY MATH H J BOLLEN PDF

Jurnal Pencatatan Akuntansi Anjak Piutang (Factoring)

Latar Belakang Dalam pengelolaan suatu perusahaan terdapat berbagai kegiatan usaha, mulai dari kegiatan pokok sampai dengan kegiatan tambahan. Yang menjadi masalah adalah jika kegiatan pokok mengalami hambatan, maka hal ini akan menyebabkan kehidupan perusahaan terancam. Kegiatan pokok merupakan tulang punggung kegiatan perusahaan dalam memperoleh keuntungan. Terancamnya kegiatan pokok tersebut akan mengakibatkan terancam pula keuntungan yang akan diperoleh dan pada akhirnya akan membahayakan kehidupan perusahaan yang bersangkutan. Untuk menghadapi hambatan tersebut pihak manajemen perlu melakukan berbagai tindakan penyelamatan sehingga perusahaan tidak mengalami kerugian yang lebih besar. Hambatan-hambatan yang dialami oleh suatu perusahaan dapat berupa kesulitan melakukan penjualan, kesulitan melakukan penagihan piutang, kondisi administrasi kredit yang semrawut ataupun teknologi yang digunakan sudah ketinggalan zaman. Kemudia hambatan atau ancaman tersebut dapat datang dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan.

Related Articles