CARA BUDIDAYA BELUT DALAM TONG PDF

Cara Memasarkan Belut 1. Menyiapkan Kolam Belut Kolam drum merupakan kolam semi permanen. Artinya, drum yang digunakan untuk budidaya akan mengalami kerusakan lebih cepat daripada kolam semen atau tanah. Kalau kamu pakai kolam semen, tentunya tingkat awetnya lebih lama. Selain drum, kamu juga bisa menggunakan kolam terpal, tong atau kontainer plastik. Jika menggunakan drum, langkah-langkahnya sebagai berikut.

Author:Gagor Sam
Country:Mongolia
Language:English (Spanish)
Genre:History
Published (Last):28 June 2017
Pages:281
PDF File Size:20.91 Mb
ePub File Size:4.40 Mb
ISBN:264-1-58971-462-5
Downloads:13848
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mezshura



Tak hanya sebagai konsumen, tapi juga banyak yang berkeinginan untuk mampu budidaya belut secara mandiri. Budidaya belut tak harus membutuhkan kolam besar yang memakan banyak tempat, bahkan dalam rumah kecil pun kita dapat melakukannya.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk beternak belut, salah satunya dengan menggunakan drum bekas. Budidaya belut sama halnya seperti budi daya ikan. Belut biasa hidup di lumpur dengan air yang tidak begitu banyak. Namun untuk melakukan budidaya belut, tidaklah selalu harus di rawa-rawa atau sawah.

Dalam drum bekas pun dapat dilakukan. Ternak belut sendiri dibedakan menjadi dua yaitu pembibitan dan pembesaran. Cara lengkap budidaya belut menggunakan drum Menyiapkan kolam www. Tidak harus dengan drum, jika tidak ada drum bisa menggunakan tong, container plastic, atau kolam terpal. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyiapkan kolam drum bagi belut yang akan dibudidayakan.

Bersihkan drum sebersih-bersihnya luar dalam. Buat lubang memanjang pada drum yang diposisikan tidur, bukan berdiri. Letakkan drum di atas tanah dan jangan lupa diganjal sisi-sisinya agar drum tidak terguling. Buat saluran pembuangan dibawah drum. Semacam lubang kecil. Buat kanopi agar belut tidak kepanasan, atau peneduh dari terik sinar matahari. Di antara hal yang harus dilakukan adalah Letakkan jerami dengan ketebalan 50 cm pada dasar drum Siram jerami dengan mikro organisme stater, satu liter per drum.

Berikan lapisan kompos setinggi 5 cm. Kompos bisa berupa pupuk kandang atau tanah humus. Lapisan terakhir yaitu lumpur setinggi 25 cm. Lapisan ini harus sudah tercampur pupuk TSP sebanyak 5 kg. Kemudian masukkan air setinggi 15 cm dan diamkan selama 2 minggu sebelum akhirnya drum ini diisi dengan belut. Sebab dibutuhkan proses fermentasi terlebih dahulu sebelum layak huni. Pemilihan Bibit Belut www. Pilih belut yang aktif gerak atau lincah, bukan belut yang loyo.

Bebas dari penyakit.

EFEK SAMPING ARV PDF

Cara Lengkap Budidaya Belut dalam Drum Beserta Harganya

Tak hanya sebagai konsumen, tapi juga banyak yang berkeinginan untuk mampu budidaya belut secara mandiri. Budidaya belut tak harus membutuhkan kolam besar yang memakan banyak tempat, bahkan dalam rumah kecil pun kita dapat melakukannya. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk beternak belut, salah satunya dengan menggunakan drum bekas. Budidaya belut sama halnya seperti budi daya ikan. Belut biasa hidup di lumpur dengan air yang tidak begitu banyak.

LYRICA CMI PDF

√Perhatikan! Cara Beternak Budidaya Belut dalam Tong

Media yang digunakan ayah dari 3 anak itu terdiri dari lumpur kering, kompos, jerami padi, pupuk TSP, dan mikroorganisme stater. Peletakkannya diatur: bagian dasar kolam dilapisi jerami setebal 50 cm. Di atas jerami disiramkan 1 liter mikroorganisma stater. Berikutnya kompos setinggi 5 cm.

Related Articles