GARAM MOHR PDF

Pembahasaan 1. Dipanaskan larutan sampai hampir semua besi larut, sehingga larutan berubah menjadi biru bening, kemudian larutan disaring dengan menggunakan kartas saring ketika masih panas, ke dalam larutan tersebut ditambahkan sedikit ml asam sulfat pada filtrat dan menguapkan larutan sampai terbentuk kristal dipermukaan larutan. Adapun tujuan dari penyaringan adalah untuk menghindari terbentuknya kristal pada suhu yang rendah dan tujuan dari pemanasan adalah adalah sebagai katalis yaitu untuk mempercepat terjadinya reaksi sehingga hampir semua besi dapat melarut. Larutan ini terus diuapkan dengan tujuan untuk mengurangi molekul air yang ada pada larutan. Larutan ini digunakan untuk menstabilkan kristal vitrol yang terbentuk. Percobaan ini manghasilkan garam besi II sulfat yang merupakan garam besi II yang terpenting.

Author:Shaktirn Tugor
Country:Portugal
Language:English (Spanish)
Genre:Politics
Published (Last):8 June 2009
Pages:388
PDF File Size:12.76 Mb
ePub File Size:13.23 Mb
ISBN:643-4-65065-422-8
Downloads:35988
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Maura



Latar Belakang Senyawa ferro yang paling penting adalah garam besi II sulfat, lazim disebut garam ferro sulfat bentuk yang umum dari garam ini adalah vitriol hijau, FeSO4.

Garam ini isomorf dengan garam Epson atau garam inggris MgSO4. Garam besi II sulfat ini dapat diperoleh dengan cara melarutkan serbuk besi atau besi II sulfida dalam asam sulfat encer.

Setelah larutan disaring dan diuapkan maka akan mengkristal FeSO4. Garam besi II sulfat dan garam sulfat yang berasal dari logam alkali, dapat bergabung membentuk garam rangkap. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam percobaan ini adalah bagaimana cara mengetahui tekhnik pembuatan garam mohr?. Tujuan Adapun tujuan dari percobaan ini yaitu untuk mengetahui tekhnik pembuatan garam mohr.

Besi murni cukup reaktif dalam udara lembab cepat teroksidasi memberikan besi III oksida hidrat karat yang tidak sanggup melindungi, karena zat ini hancur dan membiarkan permukaan logam yang baru terbuka. Besi yang sangat halus bersifat pirofor.

Dan dilihat dari susunan atom—atom pada kisi kristalnya. Seperti contoh yaitu unsur halogen fluorin, klorin, bromine, iodin, dan astatin , belerang, fosfor, karoon, oksigen, dan silikon. Dialam, besi terdapat dalam bentuk senyawa — senyawa antara lain sebagai hematif, Fe2O3 magnetik Fe2O4 , dari proses elektrolisis dari larutan besi sulfat.

Besi dapat dibuat dari biji besi dalam tungku pemanas. Besi dapat pula dimagnetkan. Semakin kurang asam larutan itu, semakin nyatalah efek ini, dalam suasana netral atau basa bahkan oksigen dari atmosfer akan mengoksidasikan ion besi II.

Mereka lebih stabil daripada garam besi II. Ion — ion gabungan dan kompleks — kompleks yang berwarna tua adalah juga umum. Ion besi II dapat mudah dioksidasi menjadi besi III maka merupakan pereduksi yang kuat, semakin kurang asam larutan itu, semakin nyatalah efek ini.

Dalam suasana netral atau basa bahkan oksigen dari atmosfer akan mengoksidasi ion besi II. Maka larutan besi II harus sedikit asam bila ingin disimpan untuk waktu yang agak lama.

Senyawa ini lazim disebut dengan garam mohr. Jika dibandingkan dengan garam besi II sulfat atau besi II klorida, maka kristal garam Mohr lebih stabil diudara dan larutannya tak mudah dioksidasi oleh oksigen di atmosfer.

Garam mohr banyak digunakan dalam bidang kimia analitik, yaitu dalam analisis volumetri, untuk membakukan larutan kalium permanganat atau kalium bikromat. Sebagian FeSO4. Dengan ligan — ligan selain air yang ada, perubahan yang nyata dalam potensial bisa terjadi.

MANUAL DE DIREITO TRIBUTARIO EDUARDO SABBAG PDF

GARAM MOHR PDF

Fe SO4 2. Conducted measurement pH the using litmus paper until the pH condensation neutral is 7. Next this condensation is evaporated saturated till arise crystal sediment. Forming of mohr salt crystal conducted by mixing condensation of A and B when still be hot, yielded of condensation young green chromatic with white sediment. Conducted refrigeration of few days is so that crystalized softer. Memanaskan larutan sampai hampir semua besi larut, sehingga larutan berubah menjadi biru bening, kemudian larutan disaring dengan menggunakan kartas saring ketika masih panas, kedalam larutan tersebut ditambahkan sedikit ml asam sulfat pada filtrat dan menguapkan larutan sampai terbentuk kristal di permukaan larutan. Dilakukan pengukuran pH dengan menggunakan kertas lakmus sampai pH larutan tersebut adalah netral 7.

COPROLOGICO Y COPROSCOPICO PDF

Dipanaskan larutan sampai hampir semua besi larut, sehingga larutan berubah menjadi bening, kemudian larutan disaring dengan menggunakan kertas saring ketika masih panas. Kedalam larutan tersebut ditambahkan sedikit asam sulfat pada filtrat dan menguapkan larutan sampai terbentuk kristal dipermukaan larutan. Adapun tujuan dari penyaringan adalah untuk menghindari terbentuknya kristal pada suhu yang rendah dan tujuan dari pemanasan adalah adalah sebagai katalis yaitu untuk mempercepat terjadinya reaksi sehingga hampir semua besi dapat melarut. Larutan ini terus diuapkan dengan tujuan untuk mengurangi molekul air yang ada pada larutan. Larutan ini digunakan untuk menstabilkan kristal vitrol yang terbentuk. Percobaan ini manghasilkan garam besi II sulfat yang merupakan garam besi II yang terpenting. Kemudian larutan diuapkan sampai jenuh sehingga larutan meletup.

ANNAPURNA STOTRAM PDF

Latar Belakang Senyawa ferro yang paling penting adalah garam besi II sulfat, lazim disebut garam ferro sulfat bentuk yang umum dari garam ini adalah vitriol hijau, FeSO4. Garam ini isomorf dengan garam Epson atau garam inggris MgSO4. Garam besi II sulfat ini dapat diperoleh dengan cara melarutkan serbuk besi atau besi II sulfida dalam asam sulfat encer. Setelah larutan disaring dan diuapkan maka akan mengkristal FeSO4. Garam besi II sulfat dan garam sulfat yang berasal dari logam alkali, dapat bergabung membentuk garam rangkap. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam percobaan ini adalah bagaimana cara mengetahui tekhnik pembuatan garam mohr?.

Related Articles