IMPETIGO BULOSA PADA ANAK PDF

Banyak yang salah kaprah, impetigo bulosa berbeda dengan cacar monyet! Gelembung yang mudah pecah dan menyebar dengan cepat ini merupakan infeksi penyakit kulit yang disebut impetigo bulosa. Sebab, infeksi ini merupakan akibat dari serangan bakteri Stafilokokus Aureus dan Streptokokus Hemolitikus B grup A, yaitu bakteri-bakteri yang ada di mana-mana. Nah, untuk mengetahui lebih dalam terkait impetigo bulosa, berikut Popmama. Apa itu impetigo bulosa? Impetigo bulosa, ditandai dengan kulit yang melepuh dan berisi cairan.

Author:Torg Mushicage
Country:Tajikistan
Language:English (Spanish)
Genre:Science
Published (Last):9 January 2004
Pages:351
PDF File Size:17.50 Mb
ePub File Size:9.90 Mb
ISBN:245-5-97455-392-4
Downloads:3656
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Gok



Banyak yang salah kaprah, impetigo bulosa berbeda dengan cacar monyet! Gelembung yang mudah pecah dan menyebar dengan cepat ini merupakan infeksi penyakit kulit yang disebut impetigo bulosa. Sebab, infeksi ini merupakan akibat dari serangan bakteri Stafilokokus Aureus dan Streptokokus Hemolitikus B grup A, yaitu bakteri-bakteri yang ada di mana-mana.

Nah, untuk mengetahui lebih dalam terkait impetigo bulosa, berikut Popmama. Apa itu impetigo bulosa? Impetigo bulosa, ditandai dengan kulit yang melepuh dan berisi cairan. Kemunculan impetigo bulosa biasanya juga disertai dengan demam dan pembengkakan kelenjar getah bening. Impetigo sendiri lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa. Hal tersebut disebabkan oleh tingginya interaksi fisik dengan teman-teman sebaya di lingkungan sekolah atau taman bermain yang membuat anak-anak lebih sering menjadi korban impetigo.

Penyakit cacar monyet ditularkan dari hewan ke manusia dan dari manusia ke manusia, melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, luka di kulit yang terbuka pada hewan yang terinfeksi, atau lendir pernapasan seseorang yang sudah terinfeksi saat bersin atau batuk.

Sementara itu, penyakit impetigo bulosa dapat menular melalui kontak langsung antara kulit dengan kulit, atau dengan barang perantara seperti handuk, alat makan, serta baju yang sudah terkontaminasi oleh bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes. Penularan bakteri ini dapat terjadi melalui kontak fisik langsung dengan penderita atau melalui perantara, seperti baju, handuk, serbet, dan sebagainya yang sebelumnya dipakai penderita.

Bakteri akan lebih mudah menginfeksi seseorang yang memiliki luka, misalnya luka akibat gigitan serangga, terjatuh, atau teriris benda tajam. Bisa juga karena luka yang ditimbulkan oleh infeksi kulit lain, seperti eksim, kudis, atau infeksi kutu. Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko penularan impetigo di antaranya: Melakukan aktivitas yang rentan terjadi kontak kulit, misalnya olahraga bela diri, bola basket, atau sepak bola.

Lingkungan yang padat. Bakteri penyakit impetigo lebih mudah menular di lingkungan ramai yang mana intensitas interaksi orang-orangnya tinggi. Usia kanak-anak. Impetigo lebih sering menyerang anak-anak berusia tahun, dimana sistem kekebalan tubuh mereka belum terbentuk sempurna. Suhu lembap dan hangat. Bakteri penyebab impetigo lebih mudah berkembang biak pada tempat yang lembap dan hangat. Lemahnya sistem kekebalan tubu Sistem kekebalan tubuh yang lemah akan membuat seseorang mudah terinfeksi bakteri.

Menderita diabetes. Luka yang dimiliki penderita diabetes akan memudahkan bakteri impetigo untuk masuk dan menginfeksi kulit. Memiliki luka terbuka pada kulit. Kuman penyebab impetigo dapat masuk melalui luka kecil pada permukaan kulit, seperti luka gigitan serangga atau ruam kulit. Gejala impetigo bulosa pada anak primehealthchannel. Gejala impetigo tidak langsung muncul setelah penderita terinfeksi. Gejala itu biasanya baru terlihat setelah hari sejak terpapar bakteri.

Infeksi impetigo bulosa biasanya muncul di bagian tengah tubuh antara pinggang dan leher atau lengan dan tungkai. Sedangkan infeksi impetigo nonbulosa biasa terjadi di sekitar mulut dan hidung, tapi dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui perantara jari, handuk, atau baju yang telah terpapar bakteri. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah gejala impetigo bulosa: Kulit melepuh dan berisi cairan berukuran sentimeter yang terasa sakit dan membuat kulit di sekitarnya gatal.

Kulit yang melepuh, dalam waktu singkat dapat menyebar kemudian pecah dalam beberapa hari. Pecahan kulit yang melepuh kemudian meninggalkan kerak berwarna kuning. Setelah sembuh, kerak kuning tersebut hilang tanpa meninggalkan bekas sama sekali. Sedangkan gejala impetigo nonbulosa adalah sebagai berikut: Munculnya bercak merah menyerupai luka yang tidak terasa sakit, namun gatal. Bercak bisa menyebar dengan cepat ketika disentuh atau digaruk, kemudian berganti menjadi kerak berwarna kecokelatan.

Setelah kerak yang ukurannya sekitar 2 sentimeter ini kering, yang tersisa adalah bekas berwarna kemerahan.

Bekas berwarna kemerahan ini dapat sembuh tanpa bekas dalam jangka waktu beberapa hari atau minggu.

IAN PLIMER HEAVEN AND EARTH PDF

Kenali Impetigo pada Anak untuk Mengatasi dan Mencegahnya

Kenali Impetigo pada Anak untuk Mengatasi dan Mencegahnya Kenali Impetigo pada Anak untuk Mengatasi dan Mencegahnya Anak dengan kulit sensitifnya mudah sekali mengalami gangguan kulit yang mengganggu kenyamanan. Penyakit kulit pada anak beragam jenisnya, salah satunya adalah impetigo. Sayang, tak banyak orang tua memahami apa itu impetigo. Padahal, impetigo pada anak perlu diperhatikan agar tak menimbulkan komplikasi dan berakibat buruk bagi anak. Salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari impetigo pada anak adalah memastikan semua pakaian anak telah dicuci bersih dan bebas bakteri. Selain membersihkan dengan tuntas, Rinso Gentle juga cocok untuk kulit bayi yang sensitif.

CESARINA MAZURKA PDF

IMPETIGO BULOSA PADA ANAK PDF

Faukinos We observed a further decline in incidence of impetigo in Austevoll in the study period. The search was limited to studies conducted in human subjects and published in the English language. Directory of Open Access Buloza Sweden. Delay in diagnosis and treatment resulted in worse outcomes. Treatments during pregnancy include high-dose corticosteroids, cyclosporine, narrow-band ultraviolet B radiation, infliximab, granulocyte and monocyte adsorptive apheresis, and systemic antibiotics.

74LS20 DATASHEET PDF

7 Hal Tentang Impetigo Bulosa pada Anak, Seberapa Bahayakah?

Patogenesis[ sunting sunting sumber ] Toksin eksfoliatif racun pengelupas adalah serin protease yang secara khusus mengikat dan membelah desmoglein 1 Dsg1. Penelitian terdahulu memperkirakan bahwa racun pengelupas mengikat gangliosida, menyebabkan pelepasan protease oleh keratinosit yang bertindak sebagai superantigens dalam stimulasi sistem kekebalan kulit. Penelitian terbaru menyarankan adanya tiga macam racun pengelupas; yaitu ETA, ETB, dan ETD yang bertindak sebagai serin protease yang spesifik terhadap asam glutamat, dengan spesifisitas yang terkonsentrasi. Hasilnya adalah pembelahan pada Dsg1 manusia di situs yang unik setelah residu asam glutamat menyebabkan deaktivasi. Proteolisis dari ikatan peptida yang mengarah ke disfungsi Dsg1 dan desmosome, membuat dapat dipahami mengapa bulosa terbentuk, sehingga diketahui bahwa ikatan peptida adalah penting agar Dsg1 berfungsi yang tepat.

ANDREW ILACHINSKI CELLULAR AUTOMATA PDF

Mengenal Impetigo Bulosa, Infeksi Kulit Pada Anak yang Muncul di Musim Pancaroba

Gelembung yang mudah pecah dan menyebar dengan cepat ini merupakan infeksi penyakit kulit yang disebut impetigo bulosa. Sebab, infeksi ini merupakan akibat dari serangan bakteri Stafilokokus Aureus dan Streptokokus Hemolitikus B grup A, yaitu bakteri-bakteri yang ada di mana-mana. Nah, untuk mengetahui lebih dalam terkait impetigo bulosa, berikut Popmama. Apa itu impetigo bulosa? Impetigo bulosa, ditandai dengan kulit yang melepuh dan berisi cairan. Kemunculan impetigo bulosa biasanya juga disertai dengan demam dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Related Articles