KATARAK SENILIS PDF

Dalam bahasa Indonesia disebut bulardimana penglihatan seperti tertutup air terjun akibat lensa yang keruh. Katarak ialahsetiap kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat hidrasi penambahan cairanlensa lensa, denaturasi protein lensa atau akibat kedua-duanya Ilyas, Katarak kerap disebut-sebut sebagai penyebab kebutaan nomor satu di Indonesia. Sperduto dan Hiller menyatakan bahwa katarak ditemukan lebih sering pada wanita dibanding pria.

Author:Kami Arashikora
Country:Cayman Islands
Language:English (Spanish)
Genre:Education
Published (Last):28 May 2013
Pages:372
PDF File Size:12.87 Mb
ePub File Size:3.4 Mb
ISBN:957-6-18952-950-6
Downloads:21013
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mezidal



Dalam bahasa Indonesia disebut bulardimana penglihatan seperti tertutup air terjun akibat lensa yang keruh. Katarak ialahsetiap kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat hidrasi penambahan cairanlensa lensa, denaturasi protein lensa atau akibat kedua-duanya Ilyas, Katarak kerap disebut-sebut sebagai penyebab kebutaan nomor satu di Indonesia. Sperduto dan Hiller menyatakan bahwa katarak ditemukan lebih sering pada wanita dibanding pria. Pada penelitian lain oleh Nishikori dan Yamomoto, rasio pria dan wanita adalah dengan dominasi pasien wanita yang berusia lebih dari 65 tahun dan menjalani operasi katarak.

Definisi Katarak termasuk golongan kebutaan yang tidak dapat dicegah tetapi dapatdisembuhkan. Definisi katarak menurut WHO adalah kekeruhan yang terjadi padalensa mata, yang menghalangi sinar masuk ke dalam mata. Katarak terjadi karenafaktor usia, namun juga dapat terjadi pada anak-anak yang lahir dengan kondisitersebut. Katarak juga dapat terjadi setelah trauma, inflamasi atau penyakit lainnya.

Katarak senilis adalah semua kekeruhan lensa yang terdapat pada usia lanjut,yaitu usia diatas 50 tahun. Katarak merupakan penyebab kebutaan utama yang dapat diobati di dunia pada saat ini. Sebagian besar katarak timbul pada usia tua sebagai akibat pajanan terus menerus terhadap pengaruh lingkungan dan pengaruh lainnya seperti merokok, radiasi ultraviolet, dan peningkatan kadar gula darah.

Katarak ini disebut sebagai katarak senilis katarak terkait usia. Sejumlah kecil berhubungan dengan penyakit mata glaukoma, ablasi, retinitis pigmentosa, trauma, uveitis, miopia tinggi, pengobatan tetes mata steroid, tumor intraokular atau penyakit sistemik spesifik diabetes, galaktosemia, hipokalsemia, steroid atau klorpromazin sistemik, rubela kongenital, distrofi miotonik, dermatitis atopik, sindrom Down, katarak turunan, radiasi sinar X Perdami, Anatomi Lensa Lensa berbentuk bikonveks dan transparan.

Lensa menyumbang kekuatanrefraksi sebanyak dioptri dalam penglihatan. Kutub anterior dan posterior lensa dihubungkan oleh garis khayal yang disebut axis, sedangkan equator merupakan garis khayal yang mengelilingi lensa. Lensa merupakan struktur yang tidak memiliki pembuluh darah dan tidak memiliki pembuluh limfe. Di dalam mata, lensa terfiksir pada serat zonula yang berasal dari badan silier.

Serat zonula tersebut menempel dan menyatu dengan lensa pada bagian anterior dan posterior dari kapsul lensa. Kapsul ini merupakan membran dasar yang melindungi nukleus, korteks dan epitel lensa.

Kapsul lensa merupakan membran dasar yang elastis dan transparantersusun dari kolagen tipe IV yang berasal dari sel-sel epitel lensa. Kapsul inimengandung isi lensa serta mempertahankan bentuk lensa pada saat akomodasi. Bagian paling tebal kapsul berada di bagian anterior dan posterior zona pre-equator dan bagian paling tipis berada di bagian tengah kutub posterior.

Lensa terfiksir oleh serat zonula yang berasal dari lamina basal pars planadan pars plikata badan silier. Serat-serat zonula ini menyatu dengan lensa padabagian anterior dan psterior kapsul lensa. Tepat di belakang kapsul anterior lensa terdapat satu lapis sel-sel epitel. Sel-sel epitel ini dapat melakukan aktivitas seperti yang dilakukan sel-sel lainnya,seperti sintesis DNA, RNA, protein dan lipid. Sel-sel tersebut juga dapatmembentuk ATP untuk memenuhi kebutuhan energi lensa.

Sel-sel epitel yang baruterbentuk akan menuju equator lalu berdiferensiasi menjadi serat lensa. Sel-sel berubah menjadi serat, lalu serat baru akan terbentuk dan akanmenekan serat-serat lama untuk berkumpul di bagian tengah lensa.

Serat-serat paling tua yang terbentuk merupakan lensa fetus yang diproduksi pada faseembrionik dan masih menetap hingga sekarang. Serat-serat yang baru akanmembentuk korteks dari lensa AAO, Fisiologi Lensa Lensa tidak memiliki pembuluh darah maupun sistem saraf. Untuk mempertahankan kejernihannya, lensa harus menggunakan aqueous humor sebagaipenyedia nutrisi dan sebagai tempat pembuangan produknya. Namun hanya sisianterior lensa saja yang terkena aqueous humor.

Oleh karena itu, sel-sel yang beradadi tengah lensa membangun jalur komunikasi terhadap lingkungan luar lensa dengan membangun low-resistance gap junction antarsel. Keseimbangan kalsium juga sangant penting bagi lensa. Hilangnya keseimbangan kalsium ini dapat menyebabkan depresi metabolisme glukosa, pembentukan protein high-molecular-weight dan aktivasi protease destruktif.

Transpor membran dan permeabilitas sangat penting untuk kebutuhan nutrisi lensa. Asam amino aktif masuk ke dalam lensa melalui pompa sodium yangberada di sel epitel.

Glukosa memasuki lensa secara difusi terfasilitasi, tidak langsung seperti sistem transport aktif AAO, Lensa memiliki kemampuan untuk mencembung dan menambah kekuatan refraksinya, yang disebut dengan daya akomodasi lensa. Mekanisme yang dilakukan mata untuk merubah fokus dari benda jauh ke benda dekat disebut akomodasi. Akomodasi terjadi akibat perubahan lensa oleh aksi badan silier terhadap serat serat zonula. Setelah umur 30 tahun, kekakuanyang terjadi di nukleus lensa secara klinis mengurangi daya akomodasi.

Saat otot silier berkontraksi, serat zonular relaksasi mengakibatkan lensa menjadi lebih cembung. Ketika otot silier berkontraksi, ketebalan axial lensa meningkat, kekuatan dioptri meningkat, dan terjadi akomodasi. Saat otot silier relaksasi, serat zonular menegang, lensa lebih pipih dan kekuatan dioptri menurun. Terjadinya akomodasi dipersarafi oleh saraf simpatik cabang nervus III okulomotorius. Obat-obat parasimpatomimetik pilokarpin memicu akomodasi,sedangkan obat-obat parasimpatolitik atropine memblok akomodasi.

Obat-obatan yang menyebabkan relaksasi otot silier disebut cycloplegik. Etiologi dan Patofisiologi Penyebab terjadinya katarak senilis hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Lensa yang normal adalah struktur posterior iris yang jernih, transparan, berbentuk seperti kancing baju, mempunyai kekuatan refraksi yang besar. Lensa mengandung tiga komponen anatomis.

Pada zona sentral terdapat nukleus, di perifer ada korteks, dan yang mengelilingi keduanya adalah kapsula anterior dan posterior. Dengan bertambahnya usia, nukleus mengalami perubahan warna menjadi coklat kekuningan. Di sekitar opasitas terdapat densitas seperti duri di anterior dan poterior nukleus. Opasitas pada kapsul poterior merupakan bentuk aktarak yang paling bermakna seperti kristal salju Ilyas, Perubahan fisik dan kimia dalam lensa mengakibatkan hilangnya transparansi.

Perubahan dalam serabut halus multipel zonula yang memaenjang dari badan silier ke sekitar daerah di luar lensa. Perubahan kimia dalam protein lensa dapat menyebabkan koagulasi, sehingga mengabutkan pandangan dengan menghambat jalannya cahaya ke retina. Salah satu teori menyebutkan terputusnya protein lensa normal disertai influks air ke dalam lensa. Proses ini mematahkan serabut lensa yang tegang dan mengganggu transmisi sinar. Teori lain mengatakan bahwa suatu enzim mempunyai peran dalam melindungi lensa dari degenerasi.

Jumlah enzim akan menurun dengan bertambahnya usia dan tidak ada pada kebanyakan pasien yang menderita katarak AAO, Katarak bisa terjadi bilateral, dapat disebabkan oleh kejadian trauma atau sistemis diabetes tetapi paling sering karena adanya proses penuaan yang normal.

Faktor yang paling sering berperan dalam terjadinya katarak meliputi radiasi sinar UV, obat-obatan, alkohol, merokok, dan asupan vitamin antioksidan yang kurang dalam jangka waktu yang lama. Perubahan kondisi lensa pada orang tua : - Kapsul : menebal dan kurang elastis seperempat kali dibanding anak , mulai presbiopia, bentuk lamel kapsul berkurang atau kabur, terlihat bahan granular.

Klasifikasi Katarak Senilis - Stadium Insipien Pada katarak stadium insipien terjadi kekeruhan mulai dari tepi ekuator menuju korteks anterior dan posterior katarak kortikal.

Vakuol mulai terlihat didalam korteks. Pada katarak subkapsular posterior, kekeruhan mulai terlihat anterior subkapsular posterior, celah terbentuk antara serat lensa dan korteks berisi jaringandegeneratif benda Morgagni pada katarak isnipien. Kekeruhan ini dapat menimbulkan polipia oleh karena indeks refraksi yang tidak sama pada semua bagian lensa.

Bentuk ini kadang-kadang menetap untuk waktu yang lama. Masuknya air ke dalam celah lensa mengakibatkan lensa menjadi bengkak dan besar yang akan mendorong iris sehingga bilik mata menjadi dangkal dibanding dengan keadaan normal.

Pencembungan lensa ini akan dapat memberikan penyulit glaukoma. Katarak intumesen biasanya terjadi pada katarak yang berjalan cepat dan mengakibatkan miopia lentikular. Pada keadaan ini dapat terjadi hidrasi kortek sehingga lensa akan mencembung dan daya biasnya akan bertambah, yang memberikan miopisasi. Pada pemeriksaan slitlamp terlihat vakuol pada lensa disertai peregangan jarak lamel serat lensa.

Pada katarak senilis stadium imatur sebagian lensa keruh atau katarak yang belum mengenai seluruh lapis lensa. Pada katarak imatur akan dapat bertambah volume lensa akibat meningkatnya tekanan osmotik bahan lensa yang degeneratif. Pada keadaan lensa mencembung akan dapat menimbulkan hambatan pupil, sehinggaterjadi glaukoma sekunder.

Kekeruhan ini bisa terjadi akibat deposisi ion Ca yang menyeluruh. Bila katarak imatur atau intumesen tidak dikeluarkan maka cairan lensa akan keluar,sehingga lensa kembali pada ukuran yang normal.

Akan terjadi kekeruhan seluruh lensa yang bila lama akan mengakibatkan kalsifikasi lensa. Bilik mata depan akan berukuran kedalaman normal kembali, tidak terdapat bayangan iris pada lensa yang keruh, sehingga uji bayangan iris negatif.

Masa lensa yang berdegenerasi kelur dari kapsul lensa sehingga lensa menjadi mengecil, berwarna kuning dan kering. Pada pemeriksaan terlihat bilik mata dalam dan lipatan kapsul lensa. Kadang-kadang pengkerutan berjalan terus sehingga hubungan dengan zonula Zinn menjadi kendor. Bila proses katarak berjalan lanjut disertai dengan kapsul yang tebal maka korteks yang berdegenerasi dan cair tidak dapat keluar, maka korteks akan memperlihatkan bentuk sebagai sekantong susu disertai dengan nukleus yang terbenam di dalam korteks lensa karena lebih berat.

Keadaan ini disebut sebagai katarak Morgagni. Manifestasi Klinis Katarak didiagnosis terutama dengan gejala subjektif. Biasanya klien melaporkan penurunan ketajaman penglihatan dan silau serta gangguan fungsional sampai derajat tertentu yang diakibatkan oleh kehilangan penglihatan tadi. Temuan objektif biasanya meliputi pengembunann seperti mutiara keabuan pada pupil sehingga retina tak akan tampak dengan oftalmoskop. Ketika lensa sudah menjadi opak, cahaya akan dipendarkan dan bukannya ditransmisikan dengan tajam menjadi bayangan terfokus pada retina.

Hasilnya adalah pendangan menjadi kabur atau redup, mata silau yang menjengkelkan dengan distorsi bayangan dan susah melihat di malam hari.

Pupil yang normalnya hitam akan tampak abu-abu atau putih Perdami, Gejala katarak senilis biasanya berupa keluhan penurunan tajam penglihatan secara progresif seperti rabun jauh memburuk secara progresif.

Apabila katarak telah mencapai stadium matur lensa akan keruh secara menyeluruh sehingga pupil akan benar-benar tampak putih.

ASTM D1050 PDF

Cataracta senilis

Norma D. Handojo, Sp. Derajat kekeruhan lensa tidak sama dan penyebabnya dapat bermacam macam berkaitan dengan umur. Katarak perlu ditangani supaya tidak menimbulkan komplikasi yang lainnya. S : 63 tahun : Islam : Jl. Riwayat Penyakit Sekarang Sejak 1 tahun yang lalu, penderita mengeluh pandangannya makin lama makin kabur pada mata sebelah kanan.

LIBRO EL SANTO EL SURFISTA Y EL EJECUTIVO PDF

Waspada! Terlalu Lama Dibiarkan, Katarak Senilis Bisa Picu Glaukoma

Video Category: katarak Katarak menjadi salah satu penyakit yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Katarak adalah penyakit yang menyerang organ penglihatan atau mata. Penyakit ini muncul karena lensa mata tidak berfungsi dengan benar sehingga menghalangi cahaya yang harus masuk ke retina. Katarak menyebabkan kebutaan karena organ retina tidak bisa mengirimkan sinyal ke bagian syaraf mata yang terhubung langsung ke otak. Akhirnya katarak akan membuat penderitanya tidak bisa melihat dengan benar atau pandangan kabur dengan kondisi yang lebih berat.

Related Articles